Senin, 07 Juli 2014

Hujan selalu menjadi Saksi


Teruntuk kamu yang membangkitkan gairah ku, teruntuk kamu yang sangat aku cintai dan teruntuk kamu Makhluk tuhan yang aku kagumi kebaikannya , kecantikannya, hingga budi luhurnya.
CLARA MIRACLE (itulah sepenggal kalimat nama sapaan kesayangan ku kepadamu meskipun bukan dari nama aslimu)
Clara… Betapa kau harus tau kegugupanku menuliskan cerita ini. Sejujurnya aku bukan tidak mau mendedikasikan catatan sampah ini, hanya saja aku malu. Jika nanti kamu membacanya tidak seperti yang kamu inginkan apakah kamu akan marah? Jangan ya.. jangan marah.
Baiklah, sejujurnya aku tidak tau dari mana aku harus mulai menceritakan cerita tentang kita. Terlalu banyak hal-hal yang menyenangkan yang ku lalui bersamamu, terkadang aku malu kepada jendela yang menguak lebar menyilahkan cahaya matahari yang masuk ke kamarku dan melihatku tersenyum sendiri.  Mengingat-ingat kembali tentang kejadian-kejadian yang kita lalui, tawamu sungguh masih nyaring di telingaku, lekuk senyummu juga masih berseri di ingatanku , apalagi muka judes kamu yang terkadang aku sendiri gemes -_-
image
Kau ingat ? saat kita berdua berada di atas jok motor milikku sendiri, kau memeluk erat pinggangku, bersandar di pundak ku, sesekali gigimu menancap di kupingku, aku menjerit sakit tapi kamu malah mengikik girang, saking asyiknya kita bergurau di atas sepeda motor milikku tiba-tiba beberapa butir butir air jatuh dari arah langit, oh rupanya mau hujan…. Aku segera mempercepat kecepatan motorku agar bisa segera sampai ketempat tujuan, aku cemburu kepada butir air itu yang memanjakan dirinya satu persatu di permukaan kulitmu, membiarkan mereka mengeroyokmu hingga kamu basah, akhirnya kita berteduh disalah satu CafĂ© daerah Jakarta timur.  Kamu duduk dihadapanku sambil memutar-mutar sendok di segelas coklat panas pesananmu, melihatmu ngoceh-ngoceh sendiri dan sesekali bibirmu memanyun ketika membentuk huruf O, Kamu menghentikan ocehanmu, kemudian membelakkan matamu, mengangkat alis mu dan mengajak ku main ABC lima dasar saat itu. hahhahahaha seketika aku melotot dan berkata dalam hati ‘Apakah kamu sehat?” =)))

Kejadian lainnya yang aku ingat pada saat hujan turun, Oh iya terkadang aku berfikir kenapa setiap kali kita bertemu , hujan selalu mengundang kita untuk sekedar bertingkah gila di bawah rintik-rintiknya , Maka dari itu Aku selalu bahagia saat hujan turun karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri-_-
Raa… bolehkah aku minta satu hal padamu? Jika masa nya tiba, sebuah pertemuan akan bertemu dengan sebuah perpisahan.. dan jika kita berpisah apakah boleh aku dedikasikan momen momen yang kita lalui? Doakan saja aku agar bisa jadi penulis yang hebat, aku akan menulis buku-buku beraliran romance , oh atau tidak aku akan mencoba jadi sutradara agar bisa kubuat sebuah film yang mengangkat cerita cinta kita? Ra, aku lebay banget ya ? haha Bodoamat

Dari Orang yang sangat mencintaimu, Aa Chem =D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar