Senin, 07 Juli 2014

Aku Mencintaimu, Clara.



image
Aku memandangi wajah Lelah Clara. Ia terlihat Cantik ketika tertidur, Sangat cantikkk.. menyenangkan sekali jika diperhatikan lama-lama.
Ia bergerak pelan sebelum membuka matanya, aku seperti melihat matahari terbit dari sana

“Selamat pagi Wanitaku” bisikku di Telinga Clara dan mencium keningnya
Ia berusaha membuka mata nya melingkarkan tangannnya ke leherku. Ia mengecup lembut bibirku, dan mencuri pandang wajahku. Ia mengecupku sambil menutup mata, dan aku sangat merasa bahagia karena dicintai dengan tulus oleh wanita cantik ini.

Ia melepaskan bibirnya dari bibirku lalu meletakkan jari manis nya di pipiku, menatapku tanpa kata lalu tersenyum lagi.

“Mau sarapan Apa?” Tanya Clara Masih memandang ku mesra
Scrambeld Egg”, Jawabku

Ia tertawa lalu bangkit dari kasur dan berjalan menuju dapur. apartemen yang kami inap tidak terlalu besar sehingga langkah kaki nya terdengar di telinga ku. Aku menuju Meja makan

“Here are you, Gants ” ucapnya sambil menyodorkan jus. Aku tersenyum nakal
“Thanks Cants…”

Ia tertawa, lalu mengambil frying pan dari rak meletakkan nya di atas kompor kemudian ia memanaskan mentega dan mengikat rambutnya dengan gaya dicepol, memperlihatkan tengkuk llehernya yang seksi.
Aku memperhatiakn tubuhnya yang masih berbalut selimut bewarna putih. Ia tidak mengenakan apa-apa selain sehelai selimut itu. aku menggelengkan kepala lalu tertawa kecil, betapa beruntungnya aku dicintai perempuan secantik, seseksi dan sebaik dia.
“Ada yang lucu?”.
Aku menatapnya, lalu menggeleng
“Ini pesananmu”. ujarnya sambil meletakkan sepiring Scrambled egg pesananku.
Kami sudah melakukan sarapan bersama seperti ini selama satu minggu terakhir ini. Semenjak resmi berpacaran dengan dia, aku jarang sekali bisa bertemu dengan dia apalagi menginap seperti ini, dia sibuk kerja dan aku sibuk sekolah. Aku lebih muda 3 tahun dari Clara.
Aku sudah menghabiskan sarapanku saat Clara menuangkan segelas air Putih untuk kuminum
Ia kemudian mengambil piring bekas makanan ku tadi lalu mencucinya, kebetulan dapur dan meja makan sangat dekat , ku perhatikan lagi lekuk tubuhnya dari kaki hingga tekuk lehernya yang menggodaku.
“Stop it!”. Kata nya sambil mencuci
“What-_-“. Tanyaku
“Stop staring at me like im a naked dancer”` gerutunya tanpa membalikkan badan nya
Aku tertawa lagi lalu menghampirinya dari belakang, menciumi tengkuk lehernya yang dari tadi meggodaku
“Youre so sexy I can help it?”. Bisikku sambil meraba perutnya dan perlahan naik ke atas
“Stop it, Shempak!” kata nya sambil membalik badan dan kemudian menatapku dengan galak
Ya ampun, sungguh amat cantik dan aku suka sekali melihat wajah judes nya. Aku jatuh hati kepadamu Clara.. aku sayang kamu!!!
Aku tertawa lalu mencium bibirnya sambil melusupkan tangankku dalam selimut yang ia pakai untuk menutupi lekuk tubuhnya. Aku mengelus punggungnya mencari letak kaitan Bra nya yang ingin kulepas, ternyata dia tidak memakai apapun =))
“Shem…. Semalem gak cukup?” kata ya sambil tertawa dan menggigit telingaku
Ia berjalan menuju kamar mandi, menutup pintu kamar mandi sambil menggodaku
“Damn it Clara! Jangan mandi dulu, tanggung banget kamu udah bikin aku pengen…”
sebelum kuhabisakan kata-kata ku ia langsung membuka pintu itu lalu berlari dan kemudian kaki nya melingkar di pinggangku, tangan nya melingkar dipudakku bibir nya mengecup bibirku, aku membalas kecupan nya.  Ia mengibaskan rambut panjangku , bibir nya mengalih ke leherku, lidah nya menari-nari dileher ku. Aku menghentikan  nya , lalu merebahkan tubuh nya di kasur. Dia terus saja berulah berusha membuka kancing kemeja yang ku kenakan.
image
“Stop Clara…”
“Why?” Clara menghentikan perlakuan nya. Aku segera bangkit dan melihat kea rah jam
“Aku sudah harus berangkat sekolah” jawabku
“Shem? Bisa gak gausah bikin aku nanggung?”
‘Maaf Clara aku buru-buru, nanti aku kesini lagi” Jawabku sambil meletakkan ciuman di bibirnya lalu bergegas pergi.
Terlihat Clara memandangi gerak gerik buru-buru ku. Aku terus kesana-kemari berjalan di kamar mencari tas sekolah dan seragam sekolah
“Tas dan sepatu ada di ruang tamu, dan baju seragam ada dilemari sudah aku setrika semalam, habis pulang sekolah langsung pulang, jangan lupa jam 4 jemput aku di lokasi.” Ujar nya sinis karena kesal
“Sungguh kau sangat berbakat menjadi isteriku nanti Clara, sabarlah sayang aku akan menyelesaikan pendidikan ku 2 tahun lagi. Aku akan mewujudkan cita-cita kita untuk tinggal bersama di Negara paman Sam” bisikku sambil memakai sepatu

“Clara? Aku mencintaimu” kataku sambil mengintip dari pintu. Dan kemudian berangkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar