Aku lahir diantara keluarga yang istimewa. keluargaku hebat karena mampu mendidikku melihat setiap detail kehidupan dengan kacamata yang berbeda. Agar aku mampu memaknai hal sederhana menjadi sesuatu yang luar biasa.
Ayahku, bagiku dia lebih hebat dari seorang Superman. Apapun dia lakukan agar mampu membuat keluarganya selalu merasa dalam kecukupan. Meski akibatnya jam istirahatnya hanya tersisa beberapa jam.
Suatu hari, dia bahkan rela menjadi seorang salesman sebuah brand sepeda motor, agar mampu membawakan ibuku sebuah mesin cuci tepat di hari ulang tahun perniikahan. :’)
Dia laki - laki yang tegas. Dia akan sangat marah padaku ketika aku lalai dalam menjaga diriku.
Dari kecil, ayah selalu bilang aku harus mampu menjadi tentara perang, setidaknya untuk diriku sendiri.
‘Soldier of mine’ :)
Dia penuh kasih Sayang, suatu malam menjelang pagi aku pernah memergokinya datang kekamarku diam - diam untuk sekedar membenarkan posisi selimutku, memastikan Putri kecilnya agar tidak kedinginan.
Suatu hari, dia bahkan rela menjadi seorang salesman sebuah brand sepeda motor, agar mampu membawakan ibuku sebuah mesin cuci tepat di hari ulang tahun perniikahan. :’)
Dia laki - laki yang tegas. Dia akan sangat marah padaku ketika aku lalai dalam menjaga diriku.
Dari kecil, ayah selalu bilang aku harus mampu menjadi tentara perang, setidaknya untuk diriku sendiri.
‘Soldier of mine’ :)
Dia penuh kasih Sayang, suatu malam menjelang pagi aku pernah memergokinya datang kekamarku diam - diam untuk sekedar membenarkan posisi selimutku, memastikan Putri kecilnya agar tidak kedinginan.
Ibuku,
tidak ada sosok yang pantas aku bandingkan dengannya. Dia luar biasa, si pekerja keras yang tidak pernah mengeluh meski keringatnya habis terkuras.
Dia Ibu yang hebat bagi anak - anaknya.
Dia istri yang luarbiasa untuk suaminya.
Ibuku tidak pernah keberatan menemani ayahku meski ia harus ikut merangkak dari dasar.
tidak ada sosok yang pantas aku bandingkan dengannya. Dia luar biasa, si pekerja keras yang tidak pernah mengeluh meski keringatnya habis terkuras.
Dia Ibu yang hebat bagi anak - anaknya.
Dia istri yang luarbiasa untuk suaminya.
Ibuku tidak pernah keberatan menemani ayahku meski ia harus ikut merangkak dari dasar.
Ibuku, guru nomor satu. Dia mengajarkanku bagaimana harus bersikap sebagai wanita yang kuat.
Darinya, aku tahu apa itu definisi berjuang yang sebenarnya.
Ibuku tidak pernah keberatan meski harus berperan ganda, menjadi tenaga pendidik di sebuah sekolah dan menjadi ibu rumah tangga yang luar biasa ketika dirumah .
Ia tak keberatan harus tidur satu dua jam tiap harinya agar aku, kakak ku, dan adikuu mendapat pendidikan yang lebih layak.
Dia tidak ingin terlihat lemah, aku tidak pernah melihatnya menangis
selain saat dia berdoa usai tahajudnya.. Dan namaku tak pernah absen dicibir didalamnya. :’)
Darinya, aku tahu apa itu definisi berjuang yang sebenarnya.
Ibuku tidak pernah keberatan meski harus berperan ganda, menjadi tenaga pendidik di sebuah sekolah dan menjadi ibu rumah tangga yang luar biasa ketika dirumah .
Ia tak keberatan harus tidur satu dua jam tiap harinya agar aku, kakak ku, dan adikuu mendapat pendidikan yang lebih layak.
Dia tidak ingin terlihat lemah, aku tidak pernah melihatnya menangis
selain saat dia berdoa usai tahajudnya.. Dan namaku tak pernah absen dicibir didalamnya. :’)
Kedua orang tuaku bukan tipe orang yang memiliki banyak waktu luang. Tapi aku tidak pernah merasa kurang perhatian.
Meski ketika kecil setiap hari aku harus terkunci didepan rumah menunggu mereka pulang bekerja, meski ketika kecil aku pernah merasa iri yang luar biasa karena saat anak lain berangkat ke sekolah bersama ibunya tapi aku harus berjalan sendirian.
Meski ketika kecil aku akrab sekali dengan kesepian, meski ketika kecil aku tidak jarang menjadi sasaran amarah mereka saat sedang pusing dengan berbagai tuntutan pekerjaan
Meski saat kecil aku tidak jarang menangis diam - diam.
Aku, tidak pernah menyesal.
Meski ketika kecil aku akrab sekali dengan kesepian, meski ketika kecil aku tidak jarang menjadi sasaran amarah mereka saat sedang pusing dengan berbagai tuntutan pekerjaan
Meski saat kecil aku tidak jarang menangis diam - diam.
Aku, tidak pernah menyesal.
Aku bersyukur sekali menjadi bagian dari keluarga ini.
Meski semua orang dirumah sibuk, tapi kami selalu menyediakan waktu untuk bertukar cerita tentang hari - hari berat yang berhasil kita lalui.
Kami tidak pernah kehabisan tawa dan kebahagiaan kami
Kami tidak pernah kehabisan tawa dan kebahagiaan kami
Keluargaku hebat, Karena memiliki sepasang malaikat dengan satu potong sayap pada masing - masing bahunya. Malaikat itu selalu berpegangan tangan menyatukan sayapnya agar menjadi sempurna untuk bisa terbang.
Membawa kami ke tempat yang lebih tinggi agar lebih mampu menikmati semesta yang telah Tuhan hadiahi kepada kami.
Sepasang malaikat itu, kedua orangtuaku.:’)
Membawa kami ke tempat yang lebih tinggi agar lebih mampu menikmati semesta yang telah Tuhan hadiahi kepada kami.
Sepasang malaikat itu, kedua orangtuaku.:’)
Dibuat dengan perasaan yang masih hangat Karena sebuah pesan singkat
-Shema-
16 Juni 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar